josuaiwanwahyudi-EQ3

5 Keadaan Yang Membuatmu Lebih Boros!

Mengatur uang masih menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan oleh sangat banyak orang, apalagi menghadapi “pemborosan” yang seringkali tidak kita sadari. Namun, saya mempelajari, ternyata dengan mengenali “jebakan-jebakan” yang terpasang, membuat kita lebih aware dengan adanya kemungkinan kita akan membelanjakan uang untuk hal-hal yang belum diperlukan.

Inilah 5 keadaan yang seringkali “menjebak” kita untuk menjadi lebih boros:

1. DISKON

Ini adalah hal yang umum sekali, tapi entah kenapa kita masih saja terus-menerus terjebak oleh tulisan “diskon” dan “sale”. Budaya midnight sale menjadi mewabah karena respon positif yang terus ditunjukkan oleh para konsumen. Padahal, dalam beberapa kali “survey” saya ketika menemani istri saya berburu diskonan (termasuk dalam acara-acara midnight sale), cukup sering juga saya menemukan barang-barang yang sudah di’mark up’ lebih dulu dari harga normal untuk kemudian didiskon.

Sehingga, ketika ada tulisan diskon 50%, sebenarnya jika dihitung-hitung, ia hanya memberikan diskon sekitar 15-20% (dimana pihak toko masih mendapat marjin profit yang lumayan besar). Tapi karena tulisannya adalah “CUCI GUDANG DISKON 50%”, kita mendapat kesan bahwa seolah-olah toko itu hendak menghabiskan stok sehingga menekan harga dan membiarkan berkorban mendapat marjin profit yang tipis.

 

2. RUMAH BARU

Saya dan istri baru 2 bulan menempati rumah baru. Dan percayalah saya, kondisi memiliki rumah baru, mobil baru, atau sesuatu yang baru yang bisa “dihias-hias” itu benar-benar memacu kita untuk lebih “toleran” dalam memberi aksesoris pemanis. Apalagi kata “baru”, itu adalah sebuah kata magis yang berbahaya.

Kita cenderung ingin mengisi rumah baru dengan benda-benda baru karena pemikiran kita adalah “masa rumahnya udah keren tapi isinya jadul? nanggung banget! nggak matching!” Maka kita menjadi toleran untuk mengganti semua piring, peralatan masak, furniture, elektronik, jam dinding, kasur, bahkan jika perlu cermin, sapu, dan mungkin bila perlu handuk dan sikat gigi kita!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *