Daud & Yonatan Pasangan Gay?

TAPI YONATAN ‘JADIAN’ DENGAN DAUD!

1 Samuel 18:3,
“Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, karena ia mengasihi dia seperti dirinya sendiri.”

Kata “perjanjian” disini menggunakan kata “baryith” yang lebih tepat diartikan sebagai “persekutuan, kesepakatan, dealing, alliance” ketimbang diartikan sebagai “jadian”.

 

TAPI YONATAN MEMANG “SUKA” SAMA DAUD!

1 Samuel 20:3
“Tetapi Daud menjawab, katanya: “Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati.”

Kata “suka” disini menggunakan kata “chen” yang artinya “favour, grace” atau sreg/berpihak, bukannya “naksir” apalagi nepsong!

Dan sekali lagi, dalam konteks kejadian dan jalan cerita yang sedang terjadi, menafsirkan kata “mengasihi” dengan agape menjadi lebih masuk akal, fit in, dan tepat, ketimbang memaksakan memasukkan penafsiran “sexual love”.

 

Dan lagi, tidak pernah tercatat di Alkitab bahwa pernah terjadi hubungan seksual antara Daud dan Yonatan. Jangankan hubungan seksual, bahkan hubungan “romantis” saja tidak.

“Ya bisa saja sengaja tidak dicatat untuk melindungi nama baik Daud om!”

Kalau demikian, kenapa kejahatan dan kelicikan Daud serta “nafsu rendah” Daud dalam mengambil Batsyeba dicatat secara detail dan terperinci? Bukankah ini aib yang amat sangat perlu ditutupi?

“Ya bisa saja sebenarnya dicatat, tapi dihapus oleh pihak tertentu yang membenci LGBT”

Nah, bagi Anda yang berpikir demikian, Anda perlu membaca buku saya “Corrupted Bible” karena disitu saya mengemukakan fakta-fakta mengagetkan bahwa Perjanjian Lama masih terpelihara akurasi isinya meski sudah melewati lebih dari 1000 tahun! Sehingga penghapusan kisah seksual Daud dan Yonatan menjadi amat sangat kecil kemungkinan terjadinya.

JADI GIMANA?

Tidak ada indikator yang cukup untuk menuduh bahwa Daud dan Yonatan adalah pasangan homoseksual. Memang pemikiran ini cukup seru untuk dijadikan topik perdebatan, tapi sayangnya bukti yang mendukung teori Daud-Yonatan as gay lovers sungguh tidak ada.

 

Josua Iwan Wahyudi
Instagram: JosuaIwanWahyudi

3 thoughts on “Sebuah Pertanyaan?

  1. Sangat bagus pembahasan dari artikel ini, menelaah hal-hal yang cenderung diabaikan dan membuat gamer secara tak sadar berperilaku hal-hal yang berujung destruksi terhadap hidupnya di dunia nyata. Terus sharing hal yang bermanfaat ya kak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *