Gay Marriage: My Personal Opinion

Maka, sebagai penutup dari semua tulisan panjang saya ini, saya hanya ingin menyampaikan,

harusnya pesan bahwa ada PEMBAHARUAN, EXIT DOOR, DAN PEMULIHAN di dalam kasih karunia Tuhanlah yang harusnya lebih banyak dan keras kita sampaikan. Bukan pesan mengenai mendukung atau tidak mendukungnya. Karena mendukung atau tidak mendukung gay marriage, tidak banyak membawa perubahan apapun bagi kaum gay.

Ketika kita tidak mendukung, kaum gay makin memusuhi kita. Ketika kita mendukung, kaum gay makin PD untuk tinggal dalam homoseksualitas mereka.

Marilah fokus kita tidak teralihkan untuk menjadi “orang baik” atau menjadi aktifis humanis. Fokus kita sama seperti Kristus, meneriakkan adanya JALAN KELUAR dari dosa di dalam kasih karunia melalui karya salibNya.

Saya pribadi, sekarang lebih banyak berdoa dan merenungkan, kalau ada pendosa datang ke gereja, atau berjumpa dengan kita, masihkah kuasa Kristus ada di tengah-tengah kita untuk membawa perubahan hidup bagi mereka?

– Josua Iwan Wahyudi
@josuawahyudi

One thought on “Gay Marriage: My Personal Opinion

  1. btul…sekeliling saya byk kaum gay dn pendukung ektrem kaum gay….rata2 mreka py latar blkg kluarga yg bermslh…. jd sypun tdk percaya bhwa gay adlh gen….#lol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *