Mengurus Paspor Sendiri? Why Not?!

Halo rekan-rekan semua!

Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya dalam memperpanjang paspor. Kebanyakan orang saat akan mengurus paspor, mereka langsung terpikir prosedur yang sulit, banyak birokrasi sana-sini, dan harus menyuap sana-sini agar cepat selesai. Saya pun pernah berpikir demikian.

2 tahun yang lalu, saya menemani istri tercinta, Vonny Cicilia Thamrin untuk mengurus paspor. Waktu itu kami melakukannya tanpa calo karena penasaran ingin tahu bagaimana proses sesungguhnya. Kami memakan waktu 3 hari alias 3 kali datang.

Namun, puji Tuhan, kini semua proses sudah dipersingkat. Anda hanya butuh 40 menit saja untuk proses administrasinya dan keesokan harinya Anda sudah bisa mengambil paspor Anda di loket (sepertinya bisa diwakilkan orang lain untuk pengambilannya).

Oke, beginilah urutan proses pengurusan paspor:

1. Persiapan Dokumen

Siapkan dokumen yang diminta, yaitu:
– Form pengajuan paspor (minta di lokasi langsung, gratis)
– Fotokopi Akte Lahir
– Fotokopi KTP
– Fotokopi KK
– Fotokopi surat kawin (buat yang udah married)
– Fotokopi Paspor lama (jika memperbaharui)

Ingat, semua fotokopi memakai ukuran kertas A4. Dan jangan lupa bawa semua dokumen aslinya karena akan digunakan untuk diperiksa petugas.

2. Tahap Awal

Begitu Anda sampai di lokasi, bertanyalah ke petugas kemana Anda bisa minta form pengajuan paspor (ambil banyak sekalian juga boleh, buat cadangan kapan-kapan). Lalu bertanyalah kemana Anda bisa mengurus paspor yang “one day service”. Dalam kasus saya, saya ke kantor imigrasi kelasi Jakarta Barat yang letaknya di belakang Stasiun Kota. Di situ, begitu masuk pintu gerbang, Anda bisa langsung masuk ke belakang gedung dan disana ada loket khusus “one day service”

pas1

Serahkan semua dokumen yang dibutuhkan, plus petugas akan meminta juga dokumen asli untuk diperiksa sebentar. Setelah itu, Anda akan diberi map berisi dokumen yang sudah di’approve’, lalu diminta masuk ke ruangan khusus.

3 thoughts on “Sebuah Pertanyaan?

  1. Sangat bagus pembahasan dari artikel ini, menelaah hal-hal yang cenderung diabaikan dan membuat gamer secara tak sadar berperilaku hal-hal yang berujung destruksi terhadap hidupnya di dunia nyata. Terus sharing hal yang bermanfaat ya kak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *