Resolusi 100% GAGAL! Seri #2

Oke, ini adalah seri kedua dari artikel sebelumnya mengenai 3 indikator sebuah resolusi bisa dipastikan akan 100% tidak terwujud. Bagi Anda yang sudah membuat resolusi awal tahun, ini saatnya mengevaluasi resolusi Anda, agar Anda tidak membuang waktu 1 tahun hanya untuk mencanangkan target yang nyaris tak mungkin terwujud.

Jika Anda belum mengikuti artikel yang membahas indicator pertama, Anda bisa membacanya disini.

 

PAIN & PLEASURE EFFECT

Saya menemukan, ternyata kondisi nyaman, adalah kondisi yang paling tidak produktif untuk manusia. Ketika manusia berada dalam keadaan tidak ada yang kurang (walau tidak berlebih juga) dan tidak ada sesuatu yang secara signifikan dibutuhkan, saat itulah manusia akan merasa aman dan nyaman sehingga dia cenderung tidak berbuat apa-apa.

Maka, untuk membuat manusia meninggalkan daerah nyaman itu, diperlukan sebuah “tekanan” atau ancaman tertentu ATAU dibutuhkan sebuah “iming-iming” yang menawan dan sangat menggoda.

Sebagai contoh sederhana, ketika Anda lagi santai-santai di atas ranjang dan berasa seperti lagunya Bruno Mars “lazy song”, maka 2 keadaan yang bisa membuat Anda meninggalkan kasur empuk itu adalah, kalau ada ancaman (misalnya kebakaran, kasur Anda penuh semut, atau apapun yang mengusik kenyamanan Anda), atau sebuah “godaan” yang melebihi kenyamanan itu sendiri, misalnya bau aroma makanan enak yang membuat Anda meninggalkan kasur dan keluar kamar karena makanan itu jauh lebih “seru”, atau ketika pacar tercinta yang baru “menembak” kemarin datang dan sudah menunggu di ruang tamu.

Inilah yang saya sebut dengan pain & pleasure effect.

Contoh, kalau resolusi Anda adalah naik gaji 2x lipat tahun ini, tetapi kenyataannya, gaji Anda saat ini sudah membuat Anda aman dan nyaman, maka resolusi itu akan sulit menjadi kenyataan. Definisi aman dan nyaman disini bukan berarti gaji Anda sudah banyak dan berlebihan. Maksud saya aman dan nyaman adalah Anda sudah bisa menerima kenyataan untuk hidup dengan gaji segitu. Meski Anda sebenarnya merasa kurang, tapi Anda sudah “pasrah” dengan keadaan gaji segitu.

Berbeda dengan kasus yang pernah saya alami. Saya dan istri pernah berada dalam kondisi membutuhkan uang 165 juta dalam waktu 3 bulan, dan jika itu gagal kami penuhi, kami akan terusir dari apartemen (tempat tinggal kami waktu itu), dan uang DP 50 juta yang sudah kami setorkan pun juga terancam hangus.

3 thoughts on “Sebuah Pertanyaan?

  1. Sangat bagus pembahasan dari artikel ini, menelaah hal-hal yang cenderung diabaikan dan membuat gamer secara tak sadar berperilaku hal-hal yang berujung destruksi terhadap hidupnya di dunia nyata. Terus sharing hal yang bermanfaat ya kak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *