Resolusi 100% GAGAL! Seri #2

Artinya, jika kami gagal memenuhi target “resolusi” 165 juta dalam 3 bulan, efek pain yang ditimbulkan sungguh luar biasa. Itu sebabnya kami memacu diri sekuat tenaga. Efek pain yang begitu besar membuat kami menjadikan resolusi itu menjadi sebuah keharusan untuk dikerjakan, diusahakan, dan diwujudkan dengan sekuat tenaga.

Nah, sekarang, coba cek resolusi bikinan Anda. Jika Anda gagal mewujudkannya, seberapa besar efek pain yang akan Anda terima? Apakah efek pain itu cukup membuat Anda “gelisah” sampai harus terus berusaha? Jika efek pain itu kurang, itu sebabnya Anda akan cenderung tetap di atas “kasur empuk” Anda yang semula dan tak termotivasi untuk melakukan sesuatu.

Rata-rata, orang yang membuat resolusi awal tahun, membuatnya dengan efek pain yang minimal, sehingga jika mereka tidak berhasil mencapainya tahun itu, mereka masih bisa santai dan biasa-biasa saja sambil berpikir “tahun depan kita coba lagi…” (familiar dengan keadaan ini?)

Saya pernah menyaksikan sebuah acara reality show “The Biggest Loser”, yaitu acara yang mengumpulkan orang-orang yang berat badannya sudah berlipat-lipat jauh dari berat badan ideal dan mereka dilatih sedemikian rupa untuk mencapai berat badan ideal. Bayangkan orang dengan berat 150kg-180kg yang kemudian berjuang untuk mencapai berat 70-80kg!

Itu sebuah resolusi yang super berat bukan? Bagaimana cara acara ini memberikan efek pain? Di awal acara mereka melakukan cek kesehatan secara menyeluruh, lalu dibacakan satu-persatu hasilnya. Salah seorang pria usia 50an tahun mendapatkan analisa dari dokter yang berkata, “jika kamu tidak melakukan perubahan, dalam 6 bulan ke depan kamu berpotensi besar ada di UGD”, lalu dia membawa sebuah “jantung” (buatan) dan dicelupkan ke dalam semangkuk lemak. Dan dia berkata, “inilah yang terjadi dengan jantungmu”.

3 thoughts on “Sebuah Pertanyaan?

  1. Sangat bagus pembahasan dari artikel ini, menelaah hal-hal yang cenderung diabaikan dan membuat gamer secara tak sadar berperilaku hal-hal yang berujung destruksi terhadap hidupnya di dunia nyata. Terus sharing hal yang bermanfaat ya kak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *