Resolusi 100% GAGAL! Seri #2

Pria itu menangis membayangkan 6 bulan kemudian dia harus berpisah dari istri dan anak-anak yang dia sangat cintai (syarat pertama: emosional, syarat kedua: pain effect). Maka pria itu, ketika dibawa ke gym dan disuruh berlatih habis-habisan sampai muntah, dia bisa menjalaninya demi memperpanjang usianya agar bisa bertemu dengan istri dan anak-anaknya lebih lama!

Tapi bukan hanya itu! Jika dia berhasil menjadi juara acara itu (menurunkan berat badan paling banyak), maka dia akan mendapatkan uang 2,5 milyar rupiah! Sebuah iming-iming yang luar biasa bukan? Bukan hanya kemungkinan nyawa Anda akan lebih panjang, tubuh Anda lebih sehat, tapi juga Anda akan mendapatkan income 2,5M! Kapan lagi?

Inilah yang disebut dengan pleasure effect!

Beberapa peserta The Biggest Loser tidak termotivasi oleh pain effect. Beberapa dari mereka lebih memilih pasrah “cepat mati” karena obesitas daripada harus berlari di treadmill sampai muntah setiap hari. Namun, begitu melihat 2,5M rupiah, mendadak mereka bangkit karena itu uang yang lebih dari cukup untuk membayar hutang-hutang mereka, menyekolahkan anak tercinta, membiayai pernikahan yang sudah terudan 3 tahun (semuanya emosional bukan? Ingat syarat pertama).

Beberapa orang digerakkan oleh pain effect, beberapa orang lebih tergerak karena pleasure effect. Tapi yang paling efektif adalah memiliki keduanya untuk resolusi Anda.

Nah, sekarang, cobalah Anda cek resolusi Anda, jika itu terwujud, apa pleasure effect yang akan Anda terima? Sudah cukup “menggoda”kah pleasure effect itu? Jika tidak, itulah alasannya kenapa Anda tak tertarik untuk mewujudkannya.

Sebuah resolusi yang memiliki pain effect minim dan pleasure effect yang “garing”, lalu juga tidak emosional, maka bagaimana mungkin Anda termotivasi untuk mewujudkan resolusi itu? Ini sebabnya, resolusi itu saya kategorikan dalam resolusi 100% gagal!

pos27

Wow! Ternyata saya menulis cukup panjang untuk indicator kedua ini!

Tampaknya, saya harus membuat seri ketiga untuk membahas indicator ketiga dari resolusi 100% gagal. So, maafkan saya terpaksa harus memperpanjang artikel ini ke seri berikutnya ya…

Dan by the way, kalau Anda merasa artikel-artikel di blog saya berguna, please help me to share it ya… Entah itu via Facebook, via blog Anda, atau sekedar menceritakan pada orang lain. Siapa tahu ada orang-orang di sekitar Anda yang sedang membutuhkan banget informasi yang Anda baca!

See u soon!

@josuawahyudi

>> Indikator ketiga: Reality Check

pos26

3 thoughts on “Sebuah Pertanyaan?

  1. Sangat bagus pembahasan dari artikel ini, menelaah hal-hal yang cenderung diabaikan dan membuat gamer secara tak sadar berperilaku hal-hal yang berujung destruksi terhadap hidupnya di dunia nyata. Terus sharing hal yang bermanfaat ya kak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *