Resolusi 100% GAGAL Seri #3 [end]

Dengan realitas Anda, masuk akalkah Anda melakukan pengorbanan itu? Jika tidak masuk akal, maka resolusi tadi hanya akan menjadi resolusi keren yang 100% pasti gagal, karena realitas keadaan Anda menentang resolusi Anda.

Lalu, bagaimana cara kita melakukan reality check up atas resolusi yang kita buat?

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa Anda evaluasi:

  1. Seberapa besar pengorbanan yang Anda harus lakukan untuk mewujudkan itu?
  2. Layakkah pengorbanan itu dilakukan?
  3. Apakah sumber daya (waktu, uang, skill, network, dukungan, dll) mendukung?
  4. Jika sumber daya tak mendukung, masih bisakah dicari dan diusahakan?
  5. Apakah resolusi itu pernah diwujudkan orang lain sebelumnya?
  6. Jika belum pernah, apakah ada yang setidaknya hampir mendekati?
  7. Jika belum ada yang mendekati, setidaknya apakah ada yang sudah mencobanya dan menunjukkan perkembangan?

Oke, inilah indicator ketiga, dan cobalah menggabungkan dengan indicator pertama dan kedua. Jika resolusi Anda tidak emosional, efek pain pleasurenya minim, dan realitasnya berlawanan, masih optimiskah Anda resolusi itu bisa terwujud?

Nah, saya tahu 3 rangkaian artikel ini mungkin membuat Anda jadi bingung, atau mungkin malah jadi pesimis dengan resolusi yang Anda canangkan, tapi itu bukan tujuan saya. Tujuan saya adalah ingin resolusi yang Anda buat tidak sia-sia dan benar-benar bisa terwujud.

Karenanya, lebih baik “merombak” resolusi Anda menjadi lebih achievable, daripada memiliki resolusi yang keren tapi 100% gagal.

Selamat ber’resolusi ria!

@josuawahyudi

3 thoughts on “Sebuah Pertanyaan?

  1. Sangat bagus pembahasan dari artikel ini, menelaah hal-hal yang cenderung diabaikan dan membuat gamer secara tak sadar berperilaku hal-hal yang berujung destruksi terhadap hidupnya di dunia nyata. Terus sharing hal yang bermanfaat ya kak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *