The Lost Church [FreeBook]

Tepat 1 minggu yang lalu, sangat mendadak, tanpa direncanakan, dan bahkan sebelumnya sama sekali tidak muncul dalam pikiran, tiba-tiba saya tergerak untuk menulis sebuah buku tentang esensi gereja. Dan secara spontan pula muncul semua pemikiran dan “materi” yang mendadak tersusun dengan sendirinya di kepala saya.

Semendadak itu pula lalu muncul pemikiran untuk menjadikan ini sebagai buku gratis. Alasannya sederhana, karena saya merasa sangat didorong untuk memberitakan pesan ini kepada sebanyak mungkin tubuh Kristus. Maka, dengan segera saya duduk di depan komputer saya dan selama 2 hari saya ‘ngebut’ menuliskan semua ledakan yang sedang bergejolak di pikiran dan hati saya.

Hal seperti ini terjadi lagi. Setiap kali saya merasa ada sebuah gelora di hati dan mencoba menuliskannya, itu seperti air sungai yang mengalir deras sampai jari saya yang sudah mengetik secepat mungkin tetap tak bisa mengimbangi semua suara-suara di pikiran yang ingin segera ditumpahkan.

Dan, setelah mundur sehari dari waktu yang saya janjikan (maaf ya guys), akhirnya buku ini sudah siap untuk didownload.

Sejujurnya, saya sempat ragu untuk mempublikasikan buku ini karena terkandung potensi akan adanya orang-orang atau pihak-pihak tertentu yang merasa “tersindir” oleh buku ini. Padahal, niatan buku ini sama sekali jauh dari keinginan untuk menyindir (apalagi menabrak) siapapun, namun sebagai pribadi yang “tidak enak’an”, saya selalu mempertimbangkan semua kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Apalagi mengingat kiprah saya dalam dunia per’gereja’an sama sekali tidak ada hal yang bisa ditonjolkan untuk membicarakan tentang dunia gereja.

3 thoughts on “The Lost Church [FreeBook]

  1. Shalom Joshua

    Saya hanya mau berterima kasih atas buku The lost church yang anda telah bagikan. Hati saya merasa terbakar seperti cerita 2 orang dalam perjalanan ke Emaus (Luke 24:13). Saya yakin Roh Kudus yang mendorong saudara untuk menulis buku ini. Dalam tulisan saudara, saya juga menantikan kuasa dan mujizat Roh Kudus di dalam gereja-Nya dan saya percaya masa tersebut akan segera datang. Tuhan Yesus memberkati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *