Tim Musik Atau Tim Penyembah?

Tim Penyembahan atau Worship Team, adalah sebuah spot pelayanan yang unik dalam dunia gereja. Mereka sangat lekat sekali dengan musik, dan musik sendiri sangatlah lekat dengan kekristenan. Jika Anda pernah bertanya-tanya kenapa sampai ada pelayanan musik di dalam gereja, jawabannya ada DISINI.

Namun, seperti yang saya tulis dalam artikel “Musisi vs Penyembah”, telah terjadi ke’salah kaprah’an bahwa tim penyembahan disamakan dengan tim musik. Jika Anda belum mengetahui apa bedanya musisi dan penyembah, maka dengan cepat kita bisa terjebak kepada pemahaman bahwa sebuah tim penyembahan adalah sebuah tim musik (versi rohani).

Tetapi, jika Anda sudah mengerti bahwa penyembah dan musisi adalah hal yang berbeda, maka begitu pula tim penyembah bukanlah tim musik. Sebutan “tim penyembahan” adalah sekumpulan para penyembah yang mengekspresikan penyembahan mereka kepada Tuhan melalui musik dan menolong jemaat untuk mengimpartasikan dan menginspirasikan semangat seorang penyembah, agar jemaat juga terdorong mengekspresikan penyembahan mereka kepada Tuhan.

Jadi, tugas utama sebuah “tim penyembahan” sebenarnya bukanlah mempertontonkan sebuah komposisi musik. Tugas utama mereka adalah menggunakan media musik untuk (1) mengekspresikan penyembahan dan pengalaman spiritual mereka kepada Tuhan, dan (2) menolong jemaat untuk terinspirasi dan tergerak melakukan hal yang sama.

Sedangkan sebuah tim musik berbeda. Tugas utama tim musik adalah menunjukkan dan mempertontonkan sebuah komposisi musical yang bisa menghibur dan menyentuh pendengarnya. Itu sebabnya platform untuk tim musik adalah konser, yaitu sebuah platform untuk menunjukkan semua kemampuan mereka dan membuat penonton terfokus kepada apa yang mereka tampilkan.

Tim penyembah memiliki platform yang berbeda, platform mereka adalah ibadah. Fokus mereka bukanlah menampilkan kemampuan, tetapi menggunakan kemampuan mereka untuk mengarahkan semua orang kepada Tuhan. Panggung yang mereka injak adalah sebuah mezbah persembahan dimana semua yang mereka lakukan akan diberikan dan diarahkan kepada Tuhan (yang disembah).

2 thoughts on “Tim Musik Atau Tim Penyembah?

  1. Iya.. Memang yang berat pada saat menjadi pemusik adalah pada esensi penyembahannya. Sebisa mungkin mesti jaga hati supaya tidak lupa bahwa fokus jemaat harus dibawa ke Tuhan, bukan pemain musiknya.

  2. Ya, Tom Brooks (produser-aransemen Hosana-Integrity Music) juga mengatakan hal yang senada, juga seperti artikel Anda tentang pelayanan musik di gereja; membantu-menolong orang-orang/jemaat kepada Hadirat Tuhan, bukan membuat mereka melihat pemain musik atau musiknya; fokus kepada Tuhan. Dan juga, melayani Tuhan di bidang ini harus dengan professional, cakap, karena yang sebagian besar yang ambil bagian dalam hal ini adalah sukarelawan, bukan berarti juga asal-asalan, berlatih atau kembangkanlah talenta yang Tuhan sudah berikan. Itu saya dapatkan, selain melihat dan merasakan hasil karya Tuhan lewat Tom Brooks…

    Tom Brooks: http://m.youtube.com/watch?v=OusNIpTU8Io

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *